Banyak Orang Tunda Beli Mobil Listrik untuk Tunggu Insentif

Article Header Image

Banyak Orang Tunda Beli Mobil Listrik untuk Tunggu Insentif

Author Avatar Image
Galih Kresnawan —

MOMOTRIK – Pemerintah memang tengah dalam tahap finalisasi rencana pengadaan subsidi untuk kendaraan listrik. Meskipun belum ada kepastian kapan aturan baru ini akan berlaku, namun hal ini ternyata membawa gelombang calon pembeli yang memutuskan untuk tunda beli mobil listrik.

Bagaimana tidak, dari pernyataan yang sebelumnya disebutkan Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita mobil listrik yang diproduksi di Indonesia nantinya akan mendapat subsidi sebesar Rp 80 juta. Angka yang tentunya menarik bagi para calon pembeli.

Meskipun banyak yang memutuskan untuk menahan pembelian, namun pembelian terhadap mobil listrik disebutkan masih berjalan. Brand & Marketing Director Wuling Motors Dian Asmahani menyebutkan kepada CNBC Indonesia bahwa masih banyak orang yang mengejar ketersediaan stok.

Pihak Wuling sendiri menyebutkan bahwa mereka masih mempelajari regulasi EV yang direncanakan tersebut. Mengingat info terhadap insentif mobil listrik ini terus muncul dan tenggelam. Sehingga mereka memilih menolak berkomentar.

Pemerintah sendiri memahami bahwa orang-orang akan tunda beli mobil listrik sehingga membut disrupsi pada penjualan mobil listrik. Namun pemerintah meyakinkan bahwa ketika insentif ini dikeluarkan, maka para pabrikan akan mendapat pesanan yang luar biasa.

Hal tersebut diyakini karena sebelumnya kejadian serupa sudah pernah terjadi di Indonesia. Yaitu ketika pemerintah mengumumkan insentif diskon PPnBM pada dua tahun lalu. Tapi ketika kebijakannya dikeluarkan, penjualan langsung melonjak.

Untuk sekarang, pemerintah masih terus menyusun peraturan insentif tersebut. Termasuk menentukan apa saja model mobil listrik yang akan mendapatkan subsidi ini nantinya. Sebelumnya Menperin Agus Gumiwang telah memberi salah satu poin yang harus dipenuhi adalah mobil listrik tersebut harus diproduksi di Indonesia.

Kemudian, kemungkinan poin lainnya yang disampaikan Menperin Agus adalah mobil listrik tersebut harus memiliki harga di bawah Rp 800 juta. Meskipun dirinya menyebutkan bahwa keputusan harga mobil listrik tersebut masih belum difinalisasi.

Terakhir, isu yang beredar menyebutkan bahwa subsidi kendaraan listrik ini nantinya akan mulai diberlakukan mulai Juni 2023 mendatang. Namun sayangnya isu ini langsung ditepis oleh Menperin Agus. Dirinya menyebut bahwa pemerintah belum memiliki tanggal pasti kapan subsidi tersebut mulai diberikan.