Tesla Kini Tengah Bangun Stasiun Pengisian Supercharger Terbesar di Dunia

Article Header Image

Tesla Kini Tengah Bangun Stasiun Pengisian Supercharger Terbesar di Dunia

Author Avatar Image
Galih Kresnawan β€”

Tesla Supercharger merupakan nama dari stasiun pengisian daya mobil listrik milik Tesla. Stasiun pengisian ini awalnya hanya dapat digunakan secara eksklusif untuk para pemilik Tesla. Namun pada akhirnya mereka kini mulai membuka akses untuk mobil listrik lainnya.

Kini Tesla memang memiliki misi untuk memperluas jaringan Tesla Supercharger mereka di berbagai wilayah dengan salah satu fokusnya tentu di Amerika Serikat. Dikutip dari Electrek, Tesla berhasil membangun 31.498 Supercharger di 3,467 stasiun pengisian pada akhir 2021 silam.

Namun Tesla kelihatannya tidak hanya ingin memperluas jaringan stasiun pengisiannya. Namun kini juga tengah berambisi untuk membangun stasiun Supercharger terbesar di dunia. Dan hal tersebut kini mulai direalisasikan lewat stasiun Tesla Supercharger yang terletka di Gurun Mojave, Nevada, Amerika Serikat.

Untuk merealisasikan stasiun pengisian Tesla terbesar di dunia tersebut, Tesla berencana untuk menyediakan 100 unit Tesla Supercharger di satu lokasi stasiun pengisian. Sebagai perbandingan, rata-rata jumlah unit Supercharger yang ada di setiap stasiun berkisar antara 4 hingga 8 unit saja.

Stasiun ini juga mengalahkan rekor sebelumnya yang sebenarnya telah dipegang Tesla lewat Tesla Supercharger Hub yang ada di pusat California, Amerika Serikat. Stasiun ini telah memiliki 70 titik pengisian Supercharger.

Namun tentunya tahta stasisun terbesar ini nantinya akan beripndah kepada stasiun yang berlokasi di tengah-tengah jalan penghubung antara Los Angeles dan Las Vegas. Mayor kota Barstow, Paul Cortney juga mengumumkan bahwa konstruksi pembangunan stasiun Tesla Supercharger ini telah dimulai.

Untuk memenuhi 100 mobil listrik yang nantinya akan berhenti untuk mengisi (bila semuanya dapat terisi bersamaan), Tesla juga akan melengkapi stasiun Supercharger-nya dengan berbagai fasilitas seperti kafe dan juga kamar mandi.

Sayangnya, karena proyek ini masih dalam tahap awal pembangunan masih belum terlihat apakah stasiun ini akan murni hanya berisi titik pengisian mobil listrik saja, atau memiliki fasilitas penunjang seperti lounge yang dimiliki stasiun pengisian milik Audi.

Meskipun terlihat sangat ambisius namun ternyata megaproyek ini masih belum dapat mengalahkan stasiun pengisian mobil listrik yang ada di China. Stasiun tersebut terletak di kota Shenzhen dan dilaporkan memiliki 637 titik pengisian. Stasiun pengisian ini sendiri mayoritas digunakan oleh mobil-mobil taksi yang beroperasi di kota tersebut.