Dorong Stasiun Swap Baterai Mobil, NIO Rayakan Stasiun ke-900

Article Header Image

Dorong Stasiun Swap Baterai Mobil, NIO Rayakan Stasiun ke-900

Author Avatar Image
Galih Kresnawan —

Selain terus memproduksi mobil listrik, pabrikan otomotif asal China NIO juga membangun infrastruktur berupa jaringan stasiun swap baterai mobil listrik. Proyek ini dimulai sejak 2021 lalu dan terus berkembang pesat hingga 2022 ini.

Bahkan, NIO baru saja mengumumkan bahwa mereka telah membangun stasiun swap baterai mobil listrik mereka yang ke-900 di China. Angka tersebut berhasil melebihi target awal mereka yang ingin membangun sebanyak 1.300 stasiun,

NIO sendiri menargetkan untuk dapat mendirikan 4.000 stasiun swap baterai mobil listrik pada akhir 2025 mendatang. Dari jumlah tersebut 1.000 stasiun ditargetkan untuk dibangun di luar China.

Norwegia menjadi negara pertama di luar China yang mendapatkan stasiun swap baterai tersebut pada Januari lalu. Pembangunan tersebut sekaligus menjadi pembuka masuknya NIO ke pasar Eropa yang akan membawa NIO ES8 dan beberapa model lain.

Dari 900 stasiun yang telah diresmikan oleh NIO, tercatat bahwa secara akumulatif ada 8 juta kali penggantian baterai mobil. Yang meningkat hampir 2 kali lipat dibandingkan pada akhir tahun lalu mencapai 5,3 juta kali swap. Secara rata-rata, satu stasiun akhrinya digunakan sebanyak 9.000 kali sejak selesai dibangun.

Semua model mobil milik NIO memang dapat menggunakan stasiun swap baterai ini sebagai alternatif untuk fast charging yang masih memerlukan waktu cukup lama. Terutama untuk mereka yang tengah melakukan perjalanan jauh mengunakan mobil listrik.

Stasiun swap baterai ini juga dapat digunakan sebagai tempat melakukan upgrade baterai bagi mereka yang ingin meningkatkan kapasitas baterai mobil listriknya. Untuk sekarang NIO memiliki 2 standar kapasitas battery pack yaitu 75 kWh dan juga 100 kWh.

NIO bahkan dikabarkan tengah mempersiapkan satu pilihan battery pack baru dengan kapasitas yang jauh lebih besar lagi yaitu 150 kWh. Sayangnya belum ada kepastian kapan battery pack baru ini akan diluncurkan.

Untuk mempercepat pengembangan jaringan stasiun swap baterainya, NIO juga bekerja sama dengan beberapa perusahaan lain seperti Sinopec yang berhasil membangun 71 stasiun dalam 12 bulan di China. Sedangkan untuk luar China NIO akan bekerja sama dengan Shell.

Infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik NIO sendiri tidak hanya sekadar stasiun swap baterai, karena mereka juga memiliki 737 stasiun fast charging dengan 4.102 jalur pengisian, 685 stasiun pengisian kendaraan listrik standar dengan 3,892 saluran. Sekaligus akses ke lebih dari 480.000 saluran pengisian listrik pihak ketiga.

Sumber: insideev