Perusahaan Asal Jerman Patenkan Teknologi Wireless Charging untuk EV

Article Header Image

Perusahaan Asal Jerman Patenkan Teknologi Wireless Charging untuk EV

Author Avatar Image
Galih Kresnawan —

Pengembangan berbagai teknologi untuk mengejar kenyamanan mobil listrik memang terus dilakukan. Salah satunya adalah proses pengisian energi listrik ke mobil yang sekarang masih menggunakan kabel layaknya charger. Namun beberapa perusahaan seperti EDAG tengah mengembangkan teknologi wireless charging layaknya smartphone kepada mobil listrik.

Pengembangan wireless charging tersebut merupakan bagian dari proyek LaneCharge milik Pemerintah Jerman. Proyek ini sendiri telah diluncurkan sejak 2019 lalu dan kini telah mendapat suntikan dana sebesar € 2,77 juta atau sekitar Rp45 miliar . Beberapa ilmuwan dari fakultas Ilmu dan Seni Terapan Universitas Hannover menjadi partner EDAG dalam pengembangan wireless charging ini.

EDAG yang memang telah cukup berpengalaman dalam bidang otomotif ini bertanggung jawab untuk mengembangkan perangkat charger yang akan diintegreasikan ke dalam mobil. Teknologi charger baru yang tengah dikembangkan EDAG membawa komponen pengisian cerdasnya ke dalam mobil.

Hal ini berbeda dengan sebelumnya yang memusatkan komponen charger-nya pada jalan raya. Wireless charger yang dipasangkan di jalan raya memang lebih sederhana, namun memiliki beberapa kekurangan. Yang pertama adalah jalanan tersebut menghantarkan tegangan yang sama ke semua mobil. Hal ini membuat pengisian pada beberapa mobil tidak optimal.

Sedangkan pada proyek yang dikembangkan EDAG, proses pengaturan pengisian berpusat pada mobil. Sehingga setiap mobil dapat secara mandiri menentukan berapa besaran energi yang akan mereka ambil dari pemancar koil yang ada di jalan. Hal ini membuat semua mobil dapat mengisi daya secara maksimal pada satu jalur yang sama.

Dengan sistem baru yang tengah dikembangkan ini nantinya pembangunan jalan dengan wireless charger ini dapat dibuat lebih sederhana dan lebih kuat daripada sebelumnya. Sehingga biaya yang harus dikeluarkan untuk pembangunan jalan dapat ditekan.

Ke depannya, proyek LaneCharge ini akan coba diimplentasikan sebagai sistem pengisian untuk eTaxi. Pengujian perdana untuk teknologi wireless charging ini direncanakan akan dilakukan di dalam Universitas Hanover. Sedangkan pengujian nyatanya akan dilakukan di kota Hanover pada 2023 mendatang.