Pemerintah Dorong Mitsubishi Bikin Mobil Listrik Mungil di Indonesia

Article Header Image

Pemerintah Dorong Mitsubishi Bikin Mobil Listrik Mungil di Indonesia

Author Avatar Image
Galih Kresnawan —

MOMOTRIK – Untuk terus mempercepat proses adaptasi kendaraan listrik di tanah air, Pemerintah juga terus mendorong pabrikan otomotif yang beroperasi di Indonesia untuk memproduksi mobil ramah lingkungannya di Indonesia.

Sebelumnya, Wuling dan Toyota telah menyatakan bahwa mereka akan memproduksi mobil listrik mereka di pabrik yang ada di sini. Kini giliran pabrikan Jepang lainnya yaitu Mitsubishi yang diminta untuk memproduksi mobil listriknya secara lokal.

Permintaan tersebut sendiri diungkapkan langsung oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita saat mealakukan pertemuan dengan para pelaku usaha di Jepang. Agus dengan spesifik meminta Mitsubishi Motors Corporation untuk membuat mobil listrik kecil di Indonesia.

“Kami terus mendorong Mitsubishi agar dapat memproduksi kendaraan KBL berbasis baterai di Indonesia, dengan penggunaan ukuran baterai yang lebih kecil (kei car) menggunakan baterai 20 kWh dan driving range 170 km,” ungkap Agus dalam keterangan tertulisnya pada Senin 4 Juli 2022 lalu.

Dalam kunjungannya tersebut, Agus juga sempat mencoba beberapa kendaraan listrik dengan teknologi full elektrik dan juga Plug-in Hybrid milik Mitsubishi. Salah satunya adalah Mitsubishi MiniCab MiEV 2WD, mobil microvan elektrik ini memiliki baterai mungil 16 kWh namun dapat menjangkau jarak tempuh 150 km.

Selain itu Menperin juga sempat melakukan test drive kepada kei car elektrik terbaru Mitsubishi yaitu eK X EV. Mobil berwajah dynamic shield  ala-ala Pajero dan Xpander ini memiliki baterai sebesar 20 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 180 km dalam sekali pengisian daya.

eK X EV merupakan salah satu mobil listrik murah yang ada di Jepang. Karena ketika mobil listrik lain di sana harus dibanderol lebih dari Rp 500 juta, Mitsubishi menjual all-new eK X EV dengan harga Rp 200 jutaan. Harga tersebut dapat diraih karena adanya subsidi dari Pemerintah Jepang sebesar 550.000 yen.

Terakhir, Menperin Agus juga menyempatkan diri untuk menjajal Mitsubishi Outlander 4WD yang telah mengadopsi teknologi Plug-In Hybrid. SUV hybrid andalan Mitsubishi ini sebenarnya juga telah dijual di Indonesia. Mobil bermessin 2.400 cc yang dikombinasikan dengan motor listrik berkapasitas 85 kW.

Bila nantinya Mitsubishi setuju untuk memproduksi mobil listriknya di Indonesia tentu eK X EV menjadi pilihan paling tepat. Dengan bodinya yang mungil namun dengan desain ala Pajero yang banyak disukai masyarakat Indonesia. Mitsubishi eK X EV bisa menjadi mobil mungil yang digemari masyarakat Indonesia. Apalagi bila Mitsubishi berhasil menjaga harganya tetap di kisaran Rp 200 jutaan.