Gogoro Sukses Dominasi Pasar Skuter Elektrik di Taiwan

Article Header Image

Gogoro Sukses Dominasi Pasar Skuter Elektrik di Taiwan

Author Avatar Image
Galih Kresnawan —

Waktu pengisian daya yang lama memang masih menjadi masalah utama untuk kendaraan listrik. Dan untuk sekarang, sistem swap baterai merupakan solusi yang paling masuk akal. Terutama untuk kendaraan seperti motor dan skuter listrik.

Hal inilah yang membuat sistem ini digemari oleh para penggunanya di China, Hongkong, Taiwan dan sekitarnya. Gogoro merupakan salah satu pemain utama dalam pasar swap baterai ini yang bahkan telah sukses merajai negara asalnya, Taiwan.

Dengan pasar skuter listrik yang besar di negara-negara Asia, Gogoro berkembang secara pesat terutama di 2021 ini. Ia telah melakukan ekspansi ke banyak negara lain seperti India dan juga termasuk Indonesia nantinya.

Dikutip dari RideApart, Gogoro disebut berhasil menjual 63.000 unit skuter elektriknya di Taiwan selama 2021. Membuat Gogoro mendominasi pasar Taiwan dari para pesaingnya yang hanya terjual ribuan unit saja.

Kekuatan utama dari Gogoro sendiri bukan dari skuter listrik ataupun teknologi revolusioner yang diusung. Namun lebih kepada integrasi sistem swap baterai yang memudahkan penggunaan skuter listrik sehari-harinya.

Cukup membawa motor listrik atau skuter listrik ke mesin penukaran baterainya, melepas baterai yang kosong, menukarnya dengan baterai yang telah penuh, dan motor listrik bisa digunakan lagi hanya dalam hitungan menit saja.

Integrasi skuter listrik dan tempat penukaran baterai yang disebar di berbagai tempat ini ternyata menjadi resep yang cukup sukses bagi Gogoro untuk mendorong adaptasi skuter listrik di Taiwan.

Untuk ekspansinya ke luar negeri, Gogoro mengadopsi sistem kolaborasi dengan brand-brand asal negaranya. Seperti dengan Yadea di China, Hero di India, dan tentunya bekerja sama dengan Gojek Indonesia. Gogoro bahkan juga disebut tertarik untuk membawa sistem Gogoro ini untuk masuk ke pasar Amerika Serikat dan juga Eropa.

Dengan kesuksesannya, maka tidak mengherankan bila pabrikan-pabrikan motor Jepang seperti Honda, Yamaha, Kawasaki dan Suzuki juga tengah bekerja sama untuk secepatnya dapat menghadirkan sistem swap baterai lewat baterai universal yang dapat digunakan di keempat pabrikan.