Ford Diduga Tertarik untuk Investasi Mobil Listrik di Indonesia

Article Header Image

Ford Diduga Tertarik untuk Investasi Mobil Listrik di Indonesia

Author Avatar Image
Galih Kresnawan —

MOMOTRIK – Nama Ford di Indonesia memang sudah redup di Indonesia saat ini. Terutama setelah mereka memutuskan undur dari dari tanah air pada 2016 silam. Namun kelihatannya pabrikan asal Amerika Serikat ini tengah bersiap untuk kembali.

Hal ini merujuk pada informasi yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada saat acara Rapat Kerja Menko Marves RI bersama Badan Anggaran DPR RI. Luhut bahkan menyebut Ford tertarik untuk investasi mobil listrik di Indonesia.

“Ford akan datang tanggal 20 Juni 2022. Semua mau end-to-end, karena mereka tahu sekarang yang paling bisa itu Indonesia,” ungkap Luhut.  Ford disebut sangat tertarik untuk berinvestasi kendaraan listrik di Indonesia karena dinilai punya potensi bahan baku baterai mobil listrik yang banyak.

Booth Ford di gelaran SEMA 2021

Luhut percaya diri bahwa Indonesia memang menjadi lokasi yang tepat untuk para pelaku industri otomotif untuk membangun pabrik ramah lingkungan mereka.

Dirinya menyebutkan biaya listrik hanya 5 sen per kWh, dan juga biaya transportasi hanya 1 Dollar Amerika Serikat untuk mengangkut bahan tidak memiliki lawan. Sehingga Indonesia merupakan lokasi yang ideal untuk pabrik dengan skema end-to-end-nya adalah produk hijau atau ramah lingkungan.

Ford menjadi pabrikan kedua asal Amerika Serikat yang menunjukkan keinginannya untuk berinvestasi di Indonesia. Ada pendapat bahwa langkah Ford ini merupakan respon dari ketertarikan Tesla terhadap Indonesia beberapa waktu lalu.

Meskipun Tesla belum meneken perjanjian dengan Pemerintah Indonesia, namun respon positif dari sang pemilik yaitu Elon Musk memang mengisyaratkan bahwa kerja sama keduanya hanya tinggal menunggu waktu.

Elon Musk sendiri dijadwalkan akan datang ke Indonesia pada gelaran G20 Summit yang akan dilaksanakan pada Oktober mendatang di Bali.

Ford sendiri sebenarnya telah eksis di Indonesia sejak 1989. Dengan investasi prinsipal resmi pertamanya pada tahun 2000 saat dibentuknya PT Ford Motor Indonesia (FMI). Sayangnya, selama eksis Ford tidak pernah memberikan perhatian kepada konsumen Indonesia dan hanya mengandalkan produk impor dari Thailand.

Apabila nantinya jadi masuk kembali ke Indonesia, maka Ford harus memikirkan model apa yang akan dibuat sebagai pencuri perhatian masyarakat Indonesia. Terutama untuk model elektrik mereka yang masih terbatas yaitu Mustang Mach-E, SUV F-150 Lighning, dan Van elektrik E-Transit.