China Dominasi Penjualan 60% Mobil Listrik Dunia 2022

Article Header Image

China Dominasi Penjualan 60% Mobil Listrik Dunia 2022

Author Avatar Image
Galih Kresnawan —

MOMOTRIK – Tahun ini, China terus dominasi penjualan mobil listrik dengan menguasai 60% penjualan di dunia. Angka ini terlihat dari jumlah mobil listrik plug-in yang terjual di China sebesar 722.000 unit pada Oktober lalu, dengan mobil listrik baterai menyumbang 22% pangsa pasar mobil penumpang dan hybrid plug-in lainnya menyumbang 9% pangsa pasar.

Selain itu, pangsa pasar China atas penjualan mobil listrik penumpang global juga terus meningkat, yaitu dari 26% pada 2015 menjadi 48% pada 2021 dan 56% pada semester pertama 2022. Pangsa tersebut diperkirakan akan terus meningkat hingga di atas 60% pada akhir tahun ini.

Dikutip dari Bloomberg, analisis pasar mobil listrik di China kini terus tumbuh dengan masif, terutama karena China mewakili bagian yang terus bertambah dari pasar mobil listrik global. Di segmen lain seperti truk, bus, dan kendaraan dua roda, China juga terus menunjukkan keunggulannya.

Jarak tempuh mobil listrik rata-rata terus meningkat. Saat ini ada hampir 250 model kendaraan listrik baterai yang dijual di pasar mobil penumpang China, dan jarak tempuh rata-rata model yang terjual tahun ini adalah 420 kilometer (261 mil). Rentang rata-rata di seluruh segmen telah meningkat 42% sejak 2018.

China Dominasi Penjualan

Baterai lithium-ion fosfat (LFP) terus mengambil lebih banyak pangsa pasar. Baterai LFP tidak mengandung kobalt atau nikel dan secara umum lebih murah dibandingkan dengan jenis baterai mobil listrik lainnya. Jumlah model mobil listrik baru di China yang menggunakan baterai LFP yang sedang naik dengan cepat dan sekarang mencakup setengah dari semua model yang diluncurkan di pasar.

Lebih banyak produsen mobil yang mengadopsi kimia ini untuk menjaga biaya tetap terkendali. Ini menyebabkan revisi turun yang besar dalam permintaan terprediksi untuk kobalt dan menunjukkan bagaimana pasar mobil listrik dapat beradaptasi dengan pergerakan pasar.

Selanjutnya, baterai LFP juga sedang menjadi pilihan yang populer di daerah-daerah di mana infrastruktur pengisian publik belum terlalu berkembang. Pola penjualan di China menunjukkan bahwa pasar PHEV mungkin akan terus tumbuh di daerah-daerah tersebut.

China Dominasi Penjualan

Mobil listrik di China semakin terjangkau. Harga rata-rata mobil listrik di China telah turun sekitar 15% sejak 2018, terutama karena penurunan biaya baterai. Namun, masih ada ruang untuk lebih banyak penurunan harga di masa depan, terutama karena baterai LFP yang lebih murah dan arsitektur mobil listrik yang lebih efisien masuk ke pasar.

Selain itu, pemerintah China juga terus meningkatkan insentif untuk mempromosikan penggunaan mobil listrik, yang dapat membantu menekan biaya untuk konsumen. Jadi, meskipun masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, pasar mobil listrik di China terus berkembang dengan cepat.

Dengan penurunan harga yang terus mendorong penjualan dan kemajuan teknologi yang terus berlanjut, kemungkinan besar akan terus ada peningkatan penjualan mobil listrik di masa depan. Tentunya, China akan terus dominasi penjualan mobil listrik dan hybrid di pasar global ini.