BMW i3 Kini Terlahir Kembali Menjadi Sedan Elektrik Di China

Article Header Image

BMW i3 Kini Terlahir Kembali Menjadi Sedan Elektrik Di China

Author Avatar Image
Galih Kresnawan —

Di awal permulaan masuknya BMW ke dunia mobil listrik pada 2013, pabrikan asal Jerman tersebut menawarkan dua buah mobil yang cukup unik secara desain yaitu mobil sport hybrid i8 dan juga hatchback elektrik i3. Sayangnya setelah 8 tahun dijual kedua mobil tersebut akhirnya dihentikan produksinya karena penjualannya yang terus merosot.

Menyambut 2022, secara mengejutkan nama i3 muncul kembali namun tidak sama dengan i3 yang sebelumnya dikenal. Awalnya dilaporkan oleh CarScoops BMW i3 2022 kini berubah menjadi sebuah sedan elektrik, namun khusus untuk pasar China. Dan para fans BMW tentu dapat mengenali dengan mudah bahwa mobil ini menggunakan basis dari BMW seri-3 Long Wheelbase

Secara bentuk, mobil ini serupa dengan BMW seri-3 mulai dari depan hingga belakang. Namun karena i3 ini merupakan versi elektrik maka ada beberapa penyesuaian elemen desain seperti grille yang kini tertutup, serta desain bumper depan yang lebih aerodinamis.

Bagian sampingnya juga dibuat lebih aerodinamis pada bagian side skirt. BMW i3 ini juga menggunakan pelek baru ala mobil listrik. Dan di belakang desain bumper belakangnya juga mendapatkan penyesuaian untuk memaksimalkan aerodinamika.

Tidak lupa beberapa aksen garis biru yang menjadi ciri khas mobil listrik BMW juga ada di i3 ini. Sayangnya tidak ditampilkan bagaimana interior dari i3 terbaru ini. Namun kelihatannya tidak akan ada banyak hal yang akan berubah dari versi bensinnya.

Untuk penggeraknya sendiri, BMW i3 ini menggunakan motor listrik 250 kW dengan tenaga 335 daya kuda. Yang berarti mobil ini punya tenaga yang sama dengan BMW i4 eDrive40 dengan satu motor elektrik di belakang. Akselerasi dari 0 ke 100 km/jam mobil ini memang tidak diketahui, namun top speed-nya berada pada 180 km/jam.

Bila mobil ini menggunakan sumber tenaga yang sama dengan i4 maka mobil ini akan menggunakan battery pack lithium-ion sebesar 83,9 kWh. Dengan kemungkinan daya jelajah sejauh 483 km. Kombinasi motor dan baterai tersebut memang jauh lebih unggul daripada BMW i3 sebelumnya.

Bahkan bisa dibilang secara bentuk pun, BMW i3 versi China ini tentu lebih enak dipandang karena tampilannya yang berasal dari BMW seri-3 alih-alih sebuah hatchback tanggung yang cukup aneh dilihat. BMW i3 ini disebut akan segera diumumkan secara resmi ke publik China tidak lama lagi.