Wuling Akhirnya Ungkap Keuntungan Per Unit dari Mobil Listrik Terlarisnya

Article Header Image

Galih Kresnawan

Published:

Salah satu mobil listrik yang memiliki pengaruh paling besar bagi industri mobil listrik 2 tahun terakhir ini mungkin layak diberikan kepada Wuling Hong Guang Mini EV. Bagaimana tidak, mobil mikro atau microcar ini benar-benar menjadi primadona terutama di negara asalnya, China.

Mini EV sebenarnya baru dirilis pada 2020 lalu. Namun hanya dalam kurun waktu satu tahun saja, Wuling mampu menjual mobil listrik ini hingga lebih dari 260.000 unit di seluruh dunia hingga sekarang.

Mobil ini bahkan menjadi mobil listrik paling laris di China mengalahkan Tesla. Bahkan berhasil masuk ke dalam 3 besar mobil listrik dengan penjualan terlaris di dunia pada 2020 lalu.

Apalagi harga untuk mobil ini terbilang sangat murah, atau bahkan yang paling murah hingga saat ini yaitu ¥28.800 atau sekitar Rp64 juta saja. Hal yang menjadi daya tarik utama bagi banyak masyarakat di China untuk membelinya, sekaligus menjadi perkenalan terhadap mobil listrik.

Dengan harga yang sudah sangat murah tersebut (bahkan lebih murah dari mobil bermesin bensin). Ternyata Wuling dan GM hanya mengambil keuntungan sebesar ¥89 atau sekitar Rp200 ribu saja untuk setiap unitnya.

Yang tentu terlihat sangat kecil bila dibandingkan dengan keuntungan dari mobil-mobil lain, terlebih mobil listrik. Namun hal tersebut diimbangi dengan kuantitas penjualan yang tinggi. Mini EV ini bahkan dikatakan rata-rata terjual sebanyak 700 unit per harinya.

Keuntungan yang lebih dari sekedar penjualan

Wuling bahkan menargetkan penjualan mobil mungilnya tersebut dapat mencapai 400 ribu unit pada tahun ini. Sehingga bila dihitung secara kasar maka Wuling akan mendapatkan keuntungan total sebanyak $5,5 juta atau sekitar Rp79 miliar.

Dan ternyata tidak berhenti hanya di keuntungan penjualan, Carscoops juga menjelaskan bahwa keberadaan Mini EV ini juga membawa keuntungan lain bagi Wuling dan juga GM. Dikatakan bahwa pabrikan otomotif di China akan mendapatkan angka kredit untuk setiap mobil listrik yang mereka jual dari pemerintah.

Kredit ini nantinya dapat diperjual-belikan kepada pabrikan lain pada akhir tahun. Dan setiap kredit tersebut dapat bernilai sekitar ¥ 3.000 atau Rp6,7 juta. Sedangkan setiap unit Hong Guang Mini EV ini terjual, baik Wuling dan GM akan mendapat 2 poin. Yang tentunya kuantitas penjualannya menjadi keuntungan lain bagi 2 perusahaan otomotif tersebut.