Volvo Berhasil Buktikan Kelebihan Alat Berat Elektrik Mereka

Article Header Image

Galih Kresnawan

Published:

Keberadaan alat berat atau kendaraan konstruksi tentunya akan selalu penting hingga ke depannya. Tetapi tentunya perkembangan terhadap kendaraan-kendaraan memang ini tidak terlalu diperhatikan karena bukan kendaraan yang banyak digunakan oleh umum.

Namun ternyata kendaraan berat ini juga memiliki arah yang sama dengan mobil maupun atau motor yaitu menuju elektrifikasi. Salah satunya yang telah dilakukan oleh Volvo Construction Equipment (Volvo CE) yang tengah menguji coba alat belat elektriknya.

Dalam proyek percontohannya di California, Amerika Serikat Volvo membawa ekskavator kompak elektrik ECR25 dan juga wheel loader kompak elektrik L25. Dan dalam waktu hampir satu tahun Volvo CE melakukan berbagai uji coba untuk ditujukkan ke beberapa kostumer.

Tujuan dari proyek ini adalah untuk mendemonstrasikan bahwa kendaraan mereka adalah alternatif untuk menggantikan kendaraan berat diesel guna mengurangi jejak karbon dan juga mempercepat penerapan solusi nol-emisi di dalam segmen ini.

Dan hasilnya, Volvo mengklaim bahwa kedua alat berat elektriknya tersebut sudah mampu melakukan pekerjaan dari alat berat diesel konvensional. Bahkan alat berat elektrik Volvo ini memiliki beberapa kelebihan.

Salah satu kelebihan utamanya adalah pada peredaman suara serta getaran. Volvo mencatat bahwa alat berat elektriknya 90% lebih tenang dan senyap. Dan hal tersebut mempengaruhi baik operator yang menjalankan maupun area di sekitar proyek.

Tanpa adanya suara mesin yang kencang, alat berat elektrik dapat beroperasi di dalam ruangan, area yang melarang mesin dengan suara bising, maupun pengerjaan proyek pada malam hari.

Kedua alat berat ini juga berhasil membuktikan bahwa mereka dapat mengurangi 6 metrik ton emisi CO2 serta menghemat sebanyak 560 galon bahan bakar yang diestimasi sebesar $2.400 (Rp34 juta) ketimbang mesin diesel selama 400 jam beroperasi.

Para operator mesin berat ternyata menyukainya

Selain itu, kedua alat berat elektrik ini memiliki bodi yang lebih kompak ketimbang versi dieselnya dengan spesifikasi yang setara. Hal tersebut dikonfirmasi oleh para operator yang mengoperasikan bahwa mereka pengoperasian mesin berat elektrik ini tidak semelelahkan mesin berat konvensional.

Para mekanik dalam proyek juga memuji ketangguhan mesin berat elektrik ini karena juga tidak memiliki kebutuhan perawatan sesering mesin berat diesel. Apalagi mesin-mesin ini tidak lagi memiliki penggantian oli mesin, oli filter, diesel particulate filter, ataupun diesel exhaust fluid tank.

Ke depannya, Volvo CE tengah mempersiapkan produksi masal untuk ekskavator elektrik ECR25 pada Januari mendatang. Dan wheel loader elektrik L25 pada awal 2022.