Toyota e-Palette – Mobil Tanpa Supir yang Jadi Angkutan Para Atlet di Olimpiade Tokyo

Article Header Image

Galih Kresnawan

Published:

Menjadi tuan rumah dari Olimipade memang membuat Jepang memberikan segala teknologi terbaiknya untuk mendukung perhelatan akbar tersebut. Salah satunya adalah masalah transportasi yang dipegang oleh Toyota.

Membawa berbagai macam produk unggulannya mulai mobil fuel-cell Toyota Mirai hingga mobil otonomus terbaru mereka yaitu Toyota e-Palette yang menjadi angkutan para atlit untuk berpergian dari kampung atlit menuju stadion dan sebaliknya selama olimpiade berlangsung.

e-Pallete sendiri dideskripsikan Toyota sebagai “Autono-MaaS” (autonomous-mobility as a service) atau diartikan sebagai mobilitas otonomus sebagai layanan. Dan sebagai alat transportasi utama selama olimpiade kendaraan ini memiliki beberapa fitur untuk mendukung hal tersebut.

Yang pertama adalah mobil ini memiliki lantai yang sangat rendah, sehingga akan mempermudah akses masuk-keluar para atlit dan staff terutama bagi atlit disabilitas. Mobil ini juga akan terus berputar dan berhenti di beberapa halte yang tersebar di saentaro kompleks olimpiade.

Mobil listrik seukuran minibus nantinya dapat menampung hingga 20 orang bersamaan dalam sekali jalan. Serta dapat mengangkut hingga 4 buah kursi roda ditambah dengan 7 penumpang berdiri. Meskipun dalam prakteknya jumlah yang diangkut hanya akan setengahnya untuk social distancing.

Sayangnya tidak dijelaskan bagaimana spesifikasi dari e-Pallete ini, yang pasti mobil ini telah menggunakan teknologi baterai solid-state yang membuatnya dapat melaju hingga 150 km dalam sekali isi daya dengan kecepatan hingga 20 km/jam.

Untuk pergerakannya mobil ini telah dilengkapi dengan fitur berkendara otonomus level 4. Didukung dengan kamera di saentaro mobil dan juga sensor LIDAR. Dan masih memiliki operator di setiap mobil tersebut untuk memonitor keadaan mobilnya selama beroperasi.

Disebutkan bahwa Toyota memasok sebanyak 20 unit e-Pallete ini sebagai kendaraan operasional. Ditambah dengan berbagai kendaraan lainnya termasuk 500 unit Toyota Mirai fuel-cell dan 200 Accessible People Movers (APM). Totalnya Toyota memberikan sebanyak 3.700 produk mobilitas dengan 90%-nya adalah kendaraan listrik.