Investor Startup Lokal Ingin Buat Baterai EV yang Mampu Bertahan 20 Tahun

Article Header Image

Galih Kresnawan

Published:

Perusahaan investor startup atau venture builder berbasis di Indonesia, UMG Idealab disebut tengah berencana mengembangkan baterai lithium untuk kendaraan listrik. Bukan sekedar baterai biasa, namun yang mampu bertahan hingga 20 tahun.

Dikabarkan oleh Katadata.co.id, proyek pengembangan baterai ini akan dilaksanakan lewat salah satu startup milik UMG Idealab yaitu Lectro. Founder UMG Idealab, Kiwi Aliwarga juga dikatakan tengah membuat paten terhadap baterai yang memiliki daya tahan hingga 20 tahun tersebut.

Sayangnya masih belum ada detail lebih lanjut mengenai startup baterai mobil listrik ini. Namun Lectro sendiri merupakan startup riset yang merupakan kolaborasi antara UMG Idealab dengan Universitas Negeri Sebelas Maret, Solo.

Startup ini memang berfokus pada pengembangan baterai lithium dan telah berdiri sejak 2019 lalu. Dalam website resmi Lectro, dituliskan juga bahwa mereka juga mengembangkan jenis baterai lain seperti baterai Sodium-ion, fast charging battery, dan juga energy management system.

Mengenai baterai mobil listrik sendiri, untuk saat ini rata-rata pabrikan mobil memberikan garansi bahwa baterainya mampu bertahan minimal 8-10 tahun. Dan saat ini beberapa negara seperti Amerika Serikat tengah mengkaji proposal untuk meminta para pabrikan untuk memperpanjang umur baterai mobil listrik mereka hingga 15 tahun pada 2026 mendatang.

Dan bila nantinya UMG Idealab dan Lectro berhasil membuat baterai yang mampu bertahan hingga 20 tahun sebelum 2026. Maka tentunya hal tersebut dapat menjadi pencapaian, apalagi bila baterai tersebut nantinya dapat diproduksi. Atau bahkan untuk diekspor dan bersaing dengan baterai-baterai pabrikan internasional.


Jangan lupa follow kita di Instagram @momotrik.id dan juga like Facebook Page kita di @momotrik.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar mobil dan motor listrik!!