Beda dengan Toyota, Honda Janji Akan Totalitas Soal Mobil Listrik

Article Header Image

Galih Kresnawan

Published:

Perlombaan untuk menjadi pemimpin di pasar mobil listrik nasional memang telah dimulai. Pabrikan asal Jepang – Honda memang menjadi salah satu pabrikan otomotif asal Jepang yang secara terbuka menyatakan akan beralih total ke mobil listrik pada 2040.

Dilansir dari Bloomberg, analis dari perusahaan riset otomotif Fourin – Yachiyo Tanaka mengatakan bahwa target yang ditetpakan oleh Honda tersebut sangat berani. Honda sendiri dikatakan telah berjanji untuk menjadi yang terdepan dari pabrikan lain dengan memperkenalkan teknologi terbarunya.

Tanaka melanjutkan bahwa bila Chief Executive Officer (CEO) Honda – Toshihiro Mibe dapat merealisasikan target tersebut, maka hal tersebut akan memberikan perbedaan sangat signifikan terhadap tren mobil listrik dunia.

Pernyataan Honda tersebut memang sejalan dengan apa yang dicanangkan oleh Perdana Mentri Jepang – Yoshihide Suga. Bahwa Jepang akan mencapai netralitas karbon pada 2050. Dan siapapun yang perusahaan pertama yang dapat melaksanakannya dapat unggul untuk menguasai pasar.

Untuk sekarang, perkembangan pasar mobil listrik Jepang memang masih kecil yaitu 1% dibandingkan China yang mencapai 6%. China memang menjadi pasar terbesar dari mobil listrik sekarang, dengan hampir separuh penjualan mobil listrik di dunia berada di sana.

Meskipun persentasenya masih kecil, namun penjualan mobil listrik global diprediksi akan meningkat hingga 14 juta unit pada 2025. Tumbuh hampir 5 kali lipat dari tahun 2020 yang terjual 3,1 juta unit, menurut BloombergNEF.

Honda juga dikatakan telah menyusun beberapa strategi untuk totalitas masuk ke dalam pasar mobil listrik. Salah satunya adalah dengan bekerja sama dengan pabrikan-pabrikan internasional lain. Salah satu adalah dengan General Motors Co (GM) untuk masalah teknologi baterai.

Toyota jadi rival yang punya pandangan berbeda

Berbeda dengan Honda yang akan totalitas pada mobil listrik, rival senegaranya Toyota ternyata punya rencana yang berbeda. Salah satu pionir mobil listrik komersial ini lebih memilih untuk mengembangkan mobil ramah lingkungannya ke banyak teknologi. Terutama hibrida dan juga fuel-cell.

Direktur Toyota Global – Shigeki Terashi juga menyatakan bahwa masih terlalu dini untuk berkonsentrasi pada satu opsi. Sedangkan analis dari Carnorama – Takeshi Miyao menyebut bahwa posisi Honda dan Toyota dalam pasar otomotif saat ini memang berbeda. Hal tersebut membuat Honda tidak memiliki pilihan selain mengungkapkan rencananya untuk menarik investor.


Jangan lupa follow kita di Instagram @momotrik.id dan juga like Facebook Page kita di @momotrik.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar mobil dan motor listrik!!